<?xml version='1.0' encoding='UTF-8'?><?xml-stylesheet href="http://www.blogger.com/styles/atom.css" type="text/css"?><feed xmlns='http://www.w3.org/2005/Atom' xmlns:openSearch='http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/' xmlns:georss='http://www.georss.org/georss' xmlns:gd='http://schemas.google.com/g/2005' xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'><id>tag:blogger.com,1999:blog-7124090767882079384</id><updated>2012-02-16T06:34:52.344-08:00</updated><category term='The Guide of Success'/><title type='text'>CV. AMANAH JASAPRIMA INTERNATIONAL</title><subtitle type='html'>CV. AMANAH JASAPRIMA INTERNATIONAL adalah perusahaan yang bergerak dibidang jasa pengiriman barang (Cargo Services), jasa pengurusan transportasi (Freight Forwarding) dan layanan jasa lain yang berhubungan dengan kegiatan pemindahan barang dan pengiriman barang (Logistic &amp;amp; Distribution).</subtitle><link rel='http://schemas.google.com/g/2005#feed' type='application/atom+xml' href='http://ajicargobalikpapan.blogspot.com/feeds/posts/default'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7124090767882079384/posts/default?max-results=100'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ajicargobalikpapan.blogspot.com/'/><link rel='hub' href='http://pubsubhubbub.appspot.com/'/><author><name>CV. AMANAH JASAPRIMA INTERNATIONAL</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12460500821524869777</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/_mdppw2EryfU/S5ivjTeZL7I/AAAAAAAAAAM/9e-2t_igk_w/S220/Logo+AJI.JPG'/></author><generator version='7.00' uri='http://www.blogger.com'>Blogger</generator><openSearch:totalResults>3</openSearch:totalResults><openSearch:startIndex>1</openSearch:startIndex><openSearch:itemsPerPage>100</openSearch:itemsPerPage><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7124090767882079384.post-9215612897161757832</id><published>2011-01-27T04:50:00.000-08:00</published><updated>2011-01-27T05:02:49.090-08:00</updated><title type='text'>Telah dibuka kantor cabang Samarinda</title><content type='html'>Alhamdulillah, atas ijin Allah SWT kini telah dibuka kantor cabang di Samarinda yang beralamat di:&lt;br /&gt;Jl. Rajawali Dalam 1 RT. 10 No. 68. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pembukaan kantor tersebut untuk lebih meningkatkan kualitas pelayanan kami terhadap shipment-shipment pelanggan yang telah percaya kepada kami.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kini kami dapat lebih memaksimalkan pengiriman barang via darat ke wilayah Utara Kaltim seperti: Tarakan, Berau, Bulungan, Malinau dengan harga yang relatif kompetitif dan ketepatan waktu disertai keamanan yang diutamakan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selain itu kami juga menghandle pengiriman ke Samarinda, Bontang, dan Sangatta secara regular.&lt;br /&gt;Untuk tujuan ke Melak kami berangkatkan setiap Hari Selasa dan Jum'at.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Semoga kami dapat terus menjaga Amanah Pelanggan kami dengan baik.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7124090767882079384-9215612897161757832?l=ajicargobalikpapan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ajicargobalikpapan.blogspot.com/feeds/9215612897161757832/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://ajicargobalikpapan.blogspot.com/2011/01/telah-dibuka-kantor-cabang-samarinda.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7124090767882079384/posts/default/9215612897161757832'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7124090767882079384/posts/default/9215612897161757832'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ajicargobalikpapan.blogspot.com/2011/01/telah-dibuka-kantor-cabang-samarinda.html' title='Telah dibuka kantor cabang Samarinda'/><author><name>CV. AMANAH JASAPRIMA INTERNATIONAL</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12460500821524869777</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/_mdppw2EryfU/S5ivjTeZL7I/AAAAAAAAAAM/9e-2t_igk_w/S220/Logo+AJI.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7124090767882079384.post-8182604279205200512</id><published>2010-03-10T22:39:00.000-08:00</published><updated>2010-03-10T22:41:05.641-08:00</updated><title type='text'>ARTI SEBUAH AMANAH</title><content type='html'>“Hai orang-orang yang beriman, janganlah kamu mengkhianati Allah dan Rasul (Muhammad) dan janganlah kamu mengkhianati amanah-amanah yang dipercayakan kepadamu, sedang kamu mengetahui.” (Q.S. Al-Anfaal 27)&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;            Ayat di atas mengaitkan orang-orang beriman dengan amanah atau larangan berkhianat. Bahwa di antara indikator keimanan seseorang adalah sejauh mana dia mampu melaksanakan amanah. Demikian pula sebaliknya bahwa ciri khas orang munafik adalah khianat dan melalaikan amanah-amanahnya. Amanah dari satu sisi dapat diartikan  dengan tugas, dan dari sisi lain, diartikan kredibilitas dalam menunaikan tugas. Sehingga amanah sering dihubungkan dengan kekuatan. Firman Allah,&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;            “Sesungguhnya orang yang paling baik yang kamu ambil untuk bakerja (pada kita) ialah orang yang kuat lagi dapat dipercaya.” (Q.S. Al-Qhashash 26)&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;            Oleh karena itu wahai ikhwah, kuatkanlah keimanan dan ruhiyah kalian. Kuatkan ilmu dan tsaqafah kalian, serta kuatkanlah fisik dan segala sarana yang dapat digunakan untuk memikul amanah. Dan Allah memerintahkan kepada kita untuk mempersiapkan segala bentuk kekuatan. (Q.S. 8:60)&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Ikhwah fillah!&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;            Hidup ini tidak lain adalah sebuah safari atau perjalanan panjang dalam melaksanakan amanah dari Allah. Dalam hidupnya manusia dibatasi oleh empat dimensi: bumi tempat beramal, waktu atau umur sebagai sebuah kesempatan beramal, nilai islam yang menjadi landasan amal dan potensi diri sebagai modal beramal. Maka orang yang bijak adalah orang yang senantiasa mengukur keterbatasan-keterbatasan dirinya untuk sebuah produktivitas yang tinggi dan hasil yang membahagiakan. Orang-orang yang beriman adalah orang yang senantiasa sadar bahwa detik-detik hidupnya adalah karya dan amal shalih. Kehidupannya di dunia sangat terbatas sehingga tidak akan disia-siakannya untuk hal-hal yang sepele, remeh apalgi perbuatan yang dibenci (makruh) dan haram.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Ikhwah fillah!&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;            Rasulullah saw bersabda,“Setiap kamu adalah pemimpin Dan kamu harus mampu mempertanggungjawakan atas kepemimpinanmu” (HR. Bukhari)&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;            Saudaraku, saya pernah mendengar salah seoarang ustadz di Medan ketika dipercayakan untuk memikul amanah melalui keputusan musyawarah. Apa yang dikatakannya kepada orang-orang yang memilihnya, ia berkata”Saya tidak akan mau bertanggungjawab sendiri dalam amanah ini, saya juga akan meminta pertanggunggajawaban antum dan antunna (dunia dan akhirat) yang telah memberikan saya amanah”&lt;br /&gt;            Sungguh sebuah kata-kata yang indah dari lisan seorang hamba yang takut pada-Nya. Saudaraku sesungguhnya pertanggungjawaban kita bukan hanya di Laporan Pertanggungjawaban (LPJ) yang dilakukan selama beberapa periode, tapi lebih dari itu kita akan memberikan LPJ dihadapan sang Khaliq di akhirat nanti. Pertanyaan akan ditujukan atas amanah yang dibebankan kepada kita. Barang siapa yang menunaikan amanah sekecil apapun, niscaya akan dilihat Allah.Dan barang siapa yang melalaikan amanah sekecil apapun niscaya akan dilihat. Manusia tidak akan dapat lari dari tanggung jawab itu. Karena tempat yang ditinggali adalah bumi Allah, umur yang dimiliki adalah ketentuan Allah, potensi yang ada adalah anugerah Allah dan nilai Islam adalah tolak ukur dari pelaksanaan amanah tersebut. Kemudian mereka akan datang menghadap Allah.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;            Oleh karena itu sekecil apapun amanah yang dilaksanakan akan memiliki dampak positif berupa kebaikan. Dan sekecil apapun amanah yang disia-siakan niscaya akan memiliki dampak negatif berupa keburukan. Dampak itu bukan hanya mengenai dirinya tetepi juga mengenai manusia secara umum. Kesalahan kecil dalam melaksanakan amanah seringkali menimbulkan bahaya yang fatal. Bukankah terjadinya kecelakaan mobil di tabrak kereta disebabkan hanya karena sopirnya lengah atau sang penjaga rel kereta tidak menutupnya? Bahaya yang lebih fatal lagi adalah jika amanah da’wah tidak dilaksanakan sehingga kemaksiatan merebak, kematian hati, kerusakan moral dan tatanan sosial serta kapemimpinan di pegang oleh orang bodoh dan zhalim.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;            Perjalanan da’wah telah menorehkan pengalaman berupa kesalahan dalam melaksanakan amanah mengakibatkan kerugian dan musibah. Pada perang uhud Rasulullah saw. Memerintahkan pasukan pemanah untuk tetap berjaga di bukit uhud dan tidak meninggalkan pos itu. Tetapi, ketika tentara Islam sudah diambang kemenangan, dan sebagian yang lain bersorak sambil memunguti harta rampasan perang, maka pasukan pemanah pun tergoda dan ikut-ikutan mengambil rampasan perang itu. Akhirnya pasukan kafir berhasil memukul mundur psukan  umat Islam, dan rampasan perang raib dari tangan mereka. Lebih tragis dari itu adalah darah segar berceceran dari muka Rasulullah saw. Akibat amanah yang dilalaikan.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Ikhwah fillah!&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;            Tapi bukan berarti kita menjadi merasa takut dan kurang mampu memikul amanah karena takut akan kesalahan selama kita memikul amanah. Ingatlah saudaraku tiada tiada seorang pun yang luput dari kesalahan dan dosa selain Rasulullah saw.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;            Ingatlah perkataan Imam Ahmad bin Hanbal, ketika seseorang pernah berkata padanya,“Apakah seseorana itu tetap bertahan terus sampai dia sempurna, kemudian baru menda’wahi manusia?”Imam Ahmad menjawab,“Siapakah orang yang sempurna?Tetaplah berda’wah kepada manusia?”  &lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Ikhwah fillah!&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;            Agar kita berhasil menjalankan amanah ini perbaikilah ucapan, perbuatan dan niat kita. DR. ‘Aidh Al-Qarni, MA berkata,”Sesungguhnya pilar pembeda kita dengan kaum kafir adalah ucapan, perbuatan dan niatnya, sebab gagalnya gerakan da’wah akibat rusaknya tujuan dan niatnya.”. Ingatlah selalu sabda Rasulullah saw,&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;“Sesungguhnya semua amal itu tergantung niat-niatnya…(HR. Bukhari &amp; Muslim).”&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Ikhwah fillah!&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;            Hidup adalah pilihan-pilihan. Dan pilihan melaksanakan amanah adalah konsekuensi sebagai manusia, konsekuensi sebagai muslim dan konsekuensi sebagai da’i. Oleh karenanya sanadaran yang paling baik adalah Allah. Teman yang paling baik adalah orang-orang shalih dan kelompok yang paling baik adalah adalah jama”ah Islam. Maka kuatkanlah hubungan dengan Allah dan tingkatkanlah ukhuwah Islamiyah, niscaya kita akan sukses melaksanakan amanah itu, sebesar apapun. Marilah kita melaksanakan amanah yang diberikan Allah kepada kita dengan keikhlasan dan kesungguhan. Marilah kita melaksanakan amanah yang dibebankan jama’ah kepada kita dengan penuh kesabaran dan lapang dada. Marilah kita melaksanakan amanah ini dengan penuh kesabaran dan tanggung jawab. Dan semuanya akan ditanya, siapkah kita? Jika tidak maka akan terjadi kehancuran dan kerusakan.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;            Sebelum saya menutup taujih ini alangkah baiknya kita mentadabburi dan menghayati sabda Rasulullah saw. Berikut ini cobalah bangun kepribadian Anda dengan nilai-nilai yang terkandung di dalam taujih Rasulullah saw ini!&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;            “Mukmin yang kuatlebih baik dan lebih dicintai Allah daripada Mukmin yang lemah, dan pada masing-masing Mukmin ada kebaikan. Bersemangatlah pada apa saja yang bermanfaat bagimu, meminta tolonglah kepada Allah dan jangan merasa tidak mampu. Jika ada sesuatu yang menimpamu jangan katakan, “kalau saja aku melakukan ini dan itu, pastilah begini dan begitu.” Akan tetapi katakanlah, “allah Swt. Telah mentakdirkan, dan apa yang dikehendakinya akan dijalankan,” sebab jikalau-jikalau (kalau saja-kalau saja) itu membuka kerja setan.” (HR. Muslim)&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;            Dalam taujihnya ini Rasulullah saw. Menekankan beberapa hal, yaitu:&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;      Sebagai Mukmin, kita harus menjadi Mukmin yang kuat, sebab hal ini lebih baik dan       dicintai Allah Swt.. Kekuatan ini bukan sekedar kekuatan fisik, justru yang terpenting adalah kekuatan maknawiyah (mentalitas) yakni aqidah ataupun kejiwaan, termasuk juga kekuatan skill, tsaqafah, fikriyah, dan lain sebagainya.&lt;br /&gt;      Agar kita menjadi Mukmin yang kuat, kita harus bersemangat terhadap apa saja yang bermanfaat bagi kita, entah itu manfaat duniawi ataupun ukhrawi, manfaat jasadiyah, aqliyah ataupun ruhiyah, manfaat jangka pendek ataupun jangka panjang.&lt;br /&gt;      Jangan merasa  tidak mampu. Namun juga jangan ge-er dam merasa pasti mampu. Akan tetepi, meminta tolongkah kepada Allah Swt.!&lt;br /&gt;      Jika segala perhitungan dan kemampuan manusiawi telah kita kerahkan dan ternyata terjadi sesuatu (musibah) yang menggagalkan semua rencana kita. Janganlah kita ratapi musibah itu dengan mengatakan,”Kalau saja, kalau saja…,”akan tetapi, katakanlah “Allah Swt. Telah menadikdirkan, dan apa yang dikehendakinya pasti terlaksana!”&lt;br /&gt;      Kegagalan bukanlah untuk diratapi,tetapi untuk dievaluasi dan diambil ibrah-nya. Jika kita berandai-andai, berarti kita membuka pekerjaan bagi setan.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Semoga Allah Swt. Memberikan taufik dan kekuatan bagi kita untuk bisa memenuhi taujih Nabawi ini. Amin!&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7124090767882079384-8182604279205200512?l=ajicargobalikpapan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ajicargobalikpapan.blogspot.com/feeds/8182604279205200512/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://ajicargobalikpapan.blogspot.com/2010/03/arti-sebuah-amanah.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7124090767882079384/posts/default/8182604279205200512'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7124090767882079384/posts/default/8182604279205200512'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ajicargobalikpapan.blogspot.com/2010/03/arti-sebuah-amanah.html' title='ARTI SEBUAH AMANAH'/><author><name>CV. AMANAH JASAPRIMA INTERNATIONAL</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12460500821524869777</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/_mdppw2EryfU/S5ivjTeZL7I/AAAAAAAAAAM/9e-2t_igk_w/S220/Logo+AJI.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7124090767882079384.post-5613751080408788747</id><published>2010-03-10T07:34:00.000-08:00</published><updated>2010-03-10T07:39:04.417-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='The Guide of Success'/><title type='text'>5 RAHASIA MENJADI ORANG YANG SUKSES DALAM BERUSAHA</title><content type='html'>RAHASIA PERTAMA JANGAN LUPAKAN ORANG TUA&lt;br /&gt;“Pertama. Jangan lupakan orang tuamu, khususnya ibumu. Karena ibu adalah orang yang melahirkan kita ke muka bumi ini. Mulai dari mengandung 9 bulan lebih, itu sangat berat. Ibu melahirkan kita dengan susah payah, sakit sekali, nyawa taruhannya. Surga di bawah telapak kaki ibu. Ibu bagaikan pengeran katon (Tuhan yang kelihatan).&lt;br /&gt;Banyak orang sekarang yang salah. Para guru dan kyai dicium tangannya, sementara kepada ibunya tidak pernah. Para guru dan kyai dipuja dan dielukan, diberi sumbangan materi jutaan rupiah, dibuatkan rumah; namun ibunya sendiri di rumah dibiarkan atau diberi materi tapi sedikit sekali. Banyak orang yang memberangkatkan haji guru atau kyainya, padahal ibunya sendiri belum dihajikan. Itu terbalik.&lt;br /&gt;Pesan Nabi : Ibumu, ibumu, ibumu… baru kemudian ayahmu dan gurumu.&lt;br /&gt;Ridho Allah tergantung pada ridho kedua orang tua. Kumpulkan seribu ulama untuk berdoa. Maka doa ibumu jauh lebih mustajabah.” Beliau mengambil napas sejenak.&lt;br /&gt;RAHASIA KEDUA BANYAK MEMBERI ( ZAKAT, INFAQ &amp; SODAQOH)&lt;br /&gt;“Kemudian yang kedua,” beliau melanjutkan. “Banyaklah memberi. Banyaklah bersedekah. Allah berjanji membalas setiap uang yang kita keluarkan itu dengan berlipat ganda. Sedekah mampu mengalahkan angin. Sedekah bisa mengalahkan besi. Sedekah membersihkan harta dan hati kita. Sedekah melepaskan kita dari marabahaya. Allah mungkin membalas sedekah kita dengan rejeki yang banyak, kesehatan, terhindarkan kita dari bahaya, keluarga yang baik, ilmu, kesempatan, dan lain-lain.&lt;br /&gt;Jangan sepelekan bila ada pengemis datang meminta-minta kepadamu. Karena saat itulah sebenarnya Anda dibukakan pintu rejeki. Beri pengemis itu dengan pemberian yang baik dan sikap yang baik. Kalau punya uang kertas, lebih baik memberinya dengan uang kertas, bukan uang logam. Pilihkan lembar uang kertas yang masih bagus, bukan yang sudah lecek. Pegang dengan dua tangan, lalu ulurkan dengan sikap hormat kalau perlu sambil menunduk (menghormat) . Pengemis yang Anda beri dengan cara seperti itu, akan terketuk hatinya, ‘Belum pernah ada orang yang memberi dan menghargaiku seperti ini.’ Maka terucap atau tidak, dia akan mendoakan Anda dengan kelimpahan rejeki, kesehatan dan kebahagiaan.&lt;br /&gt;Banyak orang yang keliru dengan menolak pengemis yang mendatanginya, bahkan ada pula yang menghardiknya. Perbuatan itu sama saja dengan menutup pintu rejekinya sendiri.&lt;br /&gt;Dalam kesempatan lain, ketika saya berjalan-jalan dengan beliau, beliau jelas mempraktekkan apa yang diucapkannya itu. Memberi pengemis dengan selembar uang ribuan yang masih bagus dan memberikannya dengan dua tangan sambil sedikit membungkuk hormat. Saya lihat pengemis itu memang berbinar dan betapa berterima kasihnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;RAHASIA KETIGA BANYAK MENOLONG ORANG &lt;br /&gt;“Allah berjanji memberikan rejeki kepada kita dari jalan yang tidak disangka-sangka, ” begitu beliau mengawali penjelasannya untuk rahasia ketiganya. “Tapi sedikit orang yang tahu, bagaimana caranya supaya itu cepat terjadi? Kebanyakan orang hanya menunggu. Padahal itu ada jalannya.”&lt;br /&gt;“Benar di Al Quran ada satu ayat yang kira-kira artinya : Barangsiapa yang bertakwa kepada Allah niscaya diadakan-Nya jalan keluar baginya dan memberinya rejeki dari jalan/pintu yang tidak diduga-duga” , saya menimpali (QS Ath Thalaq 2-3).&lt;br /&gt;“Nah, ingin tahu caranya bagaimana agar kita mendapatkan rejeki yang tidak diduga-duga? ,” tanya beliau.&lt;br /&gt;“Ya, bagaimana caranya?” jawab saya. Saya pikir cukup dengan bertaqwa, menjalankan perintah-Nya dan menjauhi larangan-Nya, maka Allah akan mengirim rejeki itu datang untuk kita.&lt;br /&gt;“Banyaklah menolong orang. Kalau ada orang yang butuh pertolongan, kalau ketemu orang yang kesulitan, langsung Anda bantu!” jawaban beliau ini membuat saya berpikir keras. “Saat seperti itulah, Anda menjadi rejeki yang tidak disangka-sangka bagi orang itu. Maka tentu balasannya adalah Allah akan memberikan kepadamu rejeki yang tidak disangka-sangka pula.”&lt;br /&gt;“Walau pun itu orang kaya?” tanya saya.&lt;br /&gt;“Ya, walau itu orang kaya, suatu saat dia pun butuh bantuan. Mungkin dompetnya hilang, mungkin ban mobilnya bocor, atau apa saja. Maka jika Anda temui itu dan Anda bisa menolongnya, segera bantulah.”&lt;br /&gt;“Walau itu orang yang berpura-pura? Sekarang kan banyak orang jalan kaki, datang ke rumah kita, pura-pura minta sumbangan rumah ibadah, atau pura-pura belum makan, tapi ternyata cuma bohongan. Sumbangan yang katanya untuk rumah ibadah, sebenarnya dia makan sendiri,” saya bertanya lagi.&lt;br /&gt;“Ya walau orang itu cuma berpura-pura seperti itu,” jawab beliau. “Kalau Anda tanya, sebenarnya dia pun tidak suka melakukan kebohongan itu. Dia itu sudah frustasi karena tidak bisa bekerja atau tidak punya pekerjaan yang benar. Dia itu butuh makan, namun sudah buntu pikirannya. Akhirnya itulah yang bisa dia lakukan. Soal itu nanti, serahkan pada Allah. Allah yang menghakimi perbuatannya, dan Allah yang membalas niat dan pemberian Anda.”&lt;br /&gt;RAHASIA KEEMPAT JANGAN MEMPERMAINKAN WANITA&lt;br /&gt;Wah, makin menarik, nih. Saya manggut-manggut. Sebenarnya saya tidak menyangka kalau pertanyaan asal-asalan saya tadi berbuah jawaban yang begitu serius dan panjang. Sekarang tinggal satu rahasia lagi, dari empat rahasia seperti yang dikatakan beliau sebelumnya.&lt;br /&gt;“Yang keempat nih, Mas,” beliau memulai. “Jangan mempermainkan wanita”.&lt;br /&gt;Hm… ini membuat saya berpikir keras. Apa maksudnya. Apakah kita membuat janji dengan teman wanita, lalu tidak kita tepati? Atau jangan biarkan wanita menunggu? Seperti di film-film saja.&lt;br /&gt;“Maksudnya begini. Anda kan punya istri, atau suami. Itu adalah pasangan hidup Anda, baik di saat susah maupun senang. Ketika Anda pergi meninggalkan rumah untuk mencari nafkah, dia di rumah menunggu dan berdoa untuk keselamatan dan kesuksesan Anda. Dia ikut besama Anda di kala Anda susah, penghasilan yang pas-pasan, makan dan pakaian seadanya, dia mendampingi Anda dan mendukung segala usaha Anda untuk berhasil.”&lt;br /&gt;“Lalu?” saya tak sabar untuk tahu kelanjutan maksudnya.&lt;br /&gt;“Banyak orang yang kemudian ketika sukses, uangnya banyak, punya jabatan, lalu menikah lagi. Atau mulai bermain wanita (atau bermain pria, bagi yang perempuan). Baik menikah lagi secara terang-terangan, apalagi diam-diam, itu menyakiti hati pasangan hidup Anda. Ingat, pasangan hidup yang dulu mendampingi Anda di kala susah, mendukung dan berdoa untuk kesuksesan Anda. Namun ketika Anda mendapatkan sukses itu, Anda meninggalkannya. Atau Anda menduakannya. “&lt;br /&gt;Oh… pelajaran monogami nih, pikir saya dalam hati.&lt;br /&gt;“Banyak orang yang lupa hal itu. Begitu sudah jadi orang besar, uangnya banyak, lalu cari istri lagi. Menikah lagi. Merasa “keadilan” yang dikatakan Al Qur’an hanya berupa keadilan material. Rumah tangganya jadi kacau. Ketika merasa ditinggalkan, pasangan hidupnya menjadi tidak rela. Akhirnya uangnya habis untuk biaya sana-sini. Banyak orang yang jatuh karena hal seperti ini. Dia lupa bahwa pasangan hidupnya itu sebenarnya ikut punya andil dalam kesuksesan dirinya,” beliau melanjutkan.&lt;br /&gt;Hal ini saya buktikan sendiri, setiap saya datang ke rumahnya yang di Waru Sidoarjo, saya menjumpai beliau punya 1 istri, 2 anak laki-laki dan 1 anak perempuan.&lt;br /&gt;RAHASIA KELIMA MEMPERBANYAK SILAHTURAHMI&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7124090767882079384-5613751080408788747?l=ajicargobalikpapan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ajicargobalikpapan.blogspot.com/feeds/5613751080408788747/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://ajicargobalikpapan.blogspot.com/2010/03/5-rahasia-menjadi-orang-yang-sukses.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7124090767882079384/posts/default/5613751080408788747'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7124090767882079384/posts/default/5613751080408788747'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ajicargobalikpapan.blogspot.com/2010/03/5-rahasia-menjadi-orang-yang-sukses.html' title='5 RAHASIA MENJADI ORANG YANG SUKSES DALAM BERUSAHA'/><author><name>CV. AMANAH JASAPRIMA INTERNATIONAL</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12460500821524869777</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/_mdppw2EryfU/S5ivjTeZL7I/AAAAAAAAAAM/9e-2t_igk_w/S220/Logo+AJI.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry></feed>
